ZAMAN NUH - BAGIAN I

(THE DAYS OF NOAH - PART I)

Oleh: Dr. R.L. Hymers, Jr., Th.D., Litt.D.
Diterjemahkan oleh Wisma Pandia, Th.M.

Kotbah ini dikotbahkan di Fundamentalist Baptist Tabernacle of Los Angeles
Minggu Pagi, 5 Mei 2002

"Sebab, sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia." (Matius 24:37)


Murid-murid bertanya kepada Yesus, "apakah tanda kedatanganMu dan tanda kesudahan dunia?" (Matius 24:3). Pertanyaan mereka sangat sederhana: "Bagaimana kita mengetahui kapan Engkau kembali?" Kristus dengan sederhana telah menyatakan kepada mereka bagaimana ia akan datang lagi. Dia berkata,"Aku akan datang kembali" (Yoh. 14:3). Dia memberitahukan mereka bagaimana ia akan datang diatas awan-awan di langit, "Pada waktu itu akan tampak tanda Anak manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaannya" (Matius 24:30).

Tetapi bagaimana mereka dapat mengatakan kapan Dia datang? Mereka ingin tahu. Mereka menginginkan sebuah tanda. Dan Kristus memberikan mereka banyak tanda-tanda. Tetapi tanda yang terbesar dari kedatangannya yang sudah mendekat telah diberikan ketika Dia berkata,

"Sebab, sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia." (Matius 24:37)

Dr. M.R Dehaan menuliskan hal ini sebagai berikut:

Yesus berkata, jika kamu ingin mengetahui tanda-tanda kedatanganKu, pelajarilah hari-hari Nuh sebelum Air Bah. Ketika kondisi-kondisi sudah terjadi sebelum Air Bah terulang lagi, maka tahulah bahwa waktunya sudah dekat (M.R.Dehaan, M.D., The Days of Noah, Zondervan, 1971, p. 20).

Semua hal yang kita butuhkan untuk dilakukan adalah membaca Kitab Kejadian pasal 4 hingga pasal 6. Ketiga pasal Allkitab ini memberitahu kita secara tepat apa yang sebenarnya terjadi pada hari-hari Nuh. Ketika kondisi ini diperlihatkan dalam pemandangan dunia sekali lagi, maka Kedatangan Kristus yang kedua dan akhir dari dunia ini, seperti yang kita ketahui sudah terjadi didepan mata.

Jadi apa yang terjadi di zaman Nuh? Di dalam dua kotbah, saya akan memberikan kepada Anda enam poin dari kesamaan antara zaman kita dengan hari-hari Nuh. Saya percaya bahwa orang percaya mencari kesamaan ini dan akan melihat bahwa kita sekarang tinggal dalam zaman itu. Yesus berkata," Sebab, sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia." (Matius 24:37)


Di sini ada tiga poin dari kesamaan antara waktu kita dengan zaman Nuh


1. Masa penyesatan

2. Masa pengembaraan

3. Masa dimana kebanyakan orang melakukan dosa yang tidak dapat diampuni


Kondisi-kondisi ini sedang berulang disekitar kita hari ini.

I. Pertama, saat ini adalah waktu dari penyesatan. 

Kembali kepada Alkitab Anda di Kejadian pasal empat. Disini kita membaca tentang dua manusia, Kain dan saudaranya, Habel. Mereka merepresentasikan dua kepercayaan yang digambarkan di dunia kekristenan saat ini. Catatan Scofield di Kejadian 4:1 menyebutkan,

Kain ("acquisition") adalah sebuah tipe dari manusia belaka dari dunia. Kepercayaannya miskin dari perasaaaan yang penuh dosa, atau keinginan untuk ditebus.

Kain menggambarkan secara jelas tentang mayoritas orang yang menyebut diri mereka Kristen hari ini. Catatan Kejadian, pasal empat ayat tiga :

"Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada TUHAN sebagai koraban persembahan" (Kejadian 4:3).

Persembahan Kain merupakan persembahan yang tidak menumpahkan darah. Dia mengetahui hal yang sebenarnya bahwa Tuhan telah membunuh sebuah binatang menjadi pakaian orangtuanya (konf. Kej.3:21) bahwa dia harus mempersembahkan darah. Tetapi sebaliknya dia mempersembahkan sayur-sayuran kepada Allah. Itu sebabnya Scofield mencatat bahwa, "Kepercayaannya miskin dari perasaan yang penuh dosa, atau keinginan untuk ditebus."

Kita juga melihat bahwa dia tidak memiliki perasaan berdosa yang sungguh-sungguh, hal itu terlihat dari respon yang diberikan ketika Allah menolak persembahannya. Lihat di dalam ayat lima:

"tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diidahkanNya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram" (Kejadian 4:5)

Kain menolak melakukan hal yang benar dengan membawa sebuah persembahan yang mencurahkan darah. Ketika kepercayaannya ditolak oleh Allah, dia tidak bertobat, tetapi menjadi marah.

Saudara Kain, Habel membawa persembahan yang benar dan Allah menerimanya. Baca ayat empat:

"Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka Tuhan mengidahkan Habel dan koraban persembahannya itu" 
     (Kejadian 4:4).

Allah menerima kepercayaan Habel yang mencurahkan darah, dan menolak persembahan Kain yang tidak mencurahkan darah. Kain menjadi marah. Dia tidak bertobat dan mengubah konsep kepercayaannya. Pada akhirnya dia membunuh saudaranya yang baik. Ayat kedelapan memberitahukan kita:

"Kata Kain kepada Habel, adiknya: "marilah kita pergi ke padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu lalu membunuh dia" (Kejadian 4:8)

Sekarang hal inilah yang telah terjadi pada hari-hari sebelum Air Bah, dan kepercayaan Kain menguasai dunia dalam zaman Nuh, seperti yang kita lihat dalam ayat enam belas hingga ayat dua puluh empat. Catatan Scofield dalam Kejadian empat ayat tujuh belas mengatakan:

Perdaban pertama yang dibinasakan dalam penghukuman Air Bah adalah budaya kaum Kain, karakter dan nasib… peradaban kaum Kain mungkin sebaik Roma atau Yunani, tetapi penghukuman ilahi mencakup masalah moral dan bukan material.

Keturunan Kain memiliki kepercayan sama dengan dia. Lamekh salah satu keturunannya mengucapkan hal ini untuk menjelaskan pandangannya, yang terekam dalam ayat dua puluh tiga dan dua puluh empat:

"Berkatalah Lamekh kepada kedua istrinya itu: Ada dan Zila dengarkanlah suaraku: hai istri-istri Lamekh, pasanglah telingamu kepada perkataanku ini: Aku telah membunuh seorang laki-laki karena ia melukai aku, membunuh seorang muda karena ia memukul aku sampai bengkak; sebab jika Kain harus dibalaskan tujuh kali lipat, maka Lamekh tujuh puluh tujuh kali lipat" (Kejadian 4:23-24)

Itu adalah jalan agama yang ada pada hari-hari Nuh. Kepercayaan yang penuh dengan kemarahan dan kebencian terhadap orang-orang yang baik. Kita melihat bahwa banyak orang memanggil nama Tuhan, tetapi memiliki keraguan yang sama dengan Kain beserta keturunannya. Ayat dua puluh enam menyebutkan, "Waktu itulah orang memanggil nama TUHAN."

Tidak ada indikasi bahwa orang-orang tersebut adalah penzinah. Mereka menyatakan kepercayaannya kepada Tuhan. Mereka memanggil namaNya. Tetapi mereka adalah orang-orang yang tidak bertobat. Jumlah mayoritas manusia di dunia sebelum Air Bah sama seperti Kain. Mereka adalah orang-orang yang religius tetapi terhilang. Itulah sebabnya mengapa Alkitab memberitahu kita "sedikit, hanya delapan orang yang diselamatkan" pada zaman Nuh (I Pet. 3:20). Mayoritas dunia memiliki kepercayaan yang sesat dari Kain, dan akan terhilang dan pergi ke Neraka ketika Air Bah datang pada zaman Nuh.

Yesus berkata,

Sebab, sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia." (Matius 24:37)

Bukakankah itu jalan kebanyakan orang saat ini? Mereka mengklaim sebagai orang yang religius. Mereka mungkin mengklaim diri mereka sebagai orang Kristen, tetapi kepercayaan mereka, seperti Kain, yaitu "Miskin dari perasaan yang penuh dosa, atau keinginan untuk ditebus" (Catatan Scofield dalam Kejadian 4:1)

Sekarang jika anda ingin diselamatkan, Anda harus seperti Habel. Anda harus datang kepada Allah melalui pengorbanan darah Kristus, yang mati disalib untuk membayar semua dosa-dosa kita. Anda tidak dapat datang kepada Allah tanpa pembasuhan dosa oleh darah Kristus.

"Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus" 
     (I Timotius 2:5).

"Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuhNya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilurnya kamu telah sembuh" 
      (I Petrus 2:24)

Tidak ada jalan lain untuk selamat. Yesus berkata, "tidak ada seorang pun datang kepada Bapa , kalau tidak melalui Aku" (Yoh.14:6). Satu-satunya jalan anda dapat datang kepada Allah dan diselamatkan adalah melalui Yesus Kristus, yang mati disalib untuk membayar dosa-dosa Anda, dan yang bangkit dan sekarang berada di sebelah kanan Bapa di Sorga.

Kebanyakan orang hari ini menuju neraka, sama seperti yang mereka lakukan pada zaman Nuh. Bagaimana dengan Anda? Maukah Anda datang kepada Yesus dan membasuh dosa-dosa Anda melalui darahNya, seperti yang dilakukan oleh Habel? Atau pergi dalam dosamu, seperti Kain, dan menuju ke Neraka?

Gereja-gereja di sekitar kita dekat kepada kesesatan. Mereka telah berpaling dari darah Kristus sebagai satu-satunya obat untuk dosa-dosa manusia. Mereka tidak sungguh-sungguh lahir baru atau bertobat. Yang terbaik mereka menggantikan dengan sebuah "decisionisme" - hanya mengaku dengan mulut (easy believing) dan mengaku bahwa Kristus adalah Tuhan (Lordship Salvation) [penerjemah] - untuk sebuah keselamatan sekedar pengetahuan tentang Kristus dan pembasuhan oleh DarahNya. Maukah anda datang kepada sebuah gereja lain dan memeluk kepercayaan sesat dari Kain? Atau maukah Anda kembali ke sini minggu lepas minggu ke Gereja Baptis sepanjang waktu dan memperoleh keselamatan oleh darah Kristus?

Sebab, sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia." (Matius 24:37)

Satu hal lagi: yaitu siapa yang menganut kepercayaan Kain adalah orang yang menganiaya kepercayaan Habel. "Kain bangkit melawan Habel saudaranya, lalu membunuhnya" (Kejadian 4:8). Kembali kepada I Yohanes pasal tiga ayat delapan:

"Sebab inilah berita yang telah kamu dengar dari mulanya, yaitu bahwa kita harus saling mengasihi; bukan seperti Kain, yang berasal dari si jahat dan yang membunuh adiknya. Dan apakah sebabnya ia membunuhnya? Sebab segala perbuatannya jahat dan perbuatan adiknya benar. Janganlah kamu heran, saudara-saudara, apabila dunia membenci kamu" (I Yohanes 3:11-13).

Dengan satu cara atau cara yang lain, bahwa setiap kekristenan yang palsu menganiaya dan mencelakakan kekristenan yang benar. Saya tidak pernah melihat pengecualian atas ini. Jika Anda benar-benar sudah diselamatkan, Anda harus menerima orang-orang yang belum diselamatkan untuk melakukan dan mengatakan hal-hal yang tidak enak tentang Anda. Dan mereka akan melakukan ini dengan sengaja karena Anda adalah orang Kristen yang benar.

Saya telah menghabiskan banyak waktu pada poin yang pertama, tetapi hal ini merupakan sesuatu yang sangat penting. Penyesatan dan kepercayaan yang palsu berada di sekitar kita saat ini, di televisi, radio dan gereja-gereja "injili".

"Sebab, sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia." (Matius 24:37)

II. Kedua, saat ini adalah sebuah pengembaraan. 

Ingat bahwa Yesus memberitahukan kita keadaan yang terjadi sebelum Air Bah akan terulang pada hari-hari terakhir.

Sekarang, dalam Kejadian, pasal empat kita memiliki sebutan tentang perjalanan di Alkitab. Silahkan kembali ke Kejadian pasal empat, ayat enam belas:

"Lalu Kain pergi dari hadapan Tuhan dan ia menetap di Tanah Nod, di sebelah timur Eden" (Kejadian 4:16).

The International Bible Encyclopedia menyatakan bahwa, " Kain membawa serta tempat kediamannya di tanah Nob (pengembaraan), dan membangun sebuah kota" (Eerdmans, 1976, Vol. I, p. 539). Tanah "Nob" secara literal berarti "tanah pengembaraan." Hal ini memberitahukan kepada kita bahwa Kain mengembara dari satu tempat ke tempat lain. Dr. DeHaan mengatakan bahwa " Tradisi menyebutkan bahwa Kain pergi ke India dan Cina dan daratan lainnya yang berpindah-pindah" (The Days of Noah, Zondervan, 1971, p. 33). Ini mungkin hanya sebuah perkiraan, akan tetapi Alkitab memberitahukan kita bahwa Kain mengembara di atas bumi. Allah berkata, "engkau menjadi seorang pelarian dan pengembara di bumi" (Kejadian 4:12). Dr. Dehaan berkata:

Hal itu memberi kesan kegelisahan, kekhawatiran dan hasrat untuk menjelajah dan menyelidiki. Sejak penyebutan pertama tentang pengembaraan dari satu tempat ke tempat lain di bumi, hal itu merupakan kumpulan yang terperinci secara nyata dari terang perkataan Yesus, "Sebab, sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia." Ingatlah, hal ini terjadi sebelum Air Bah dan hal itu juga tentunya termasuk dalam perkataan Yesus tentang sebuah tanda kedatanganNya (M.R.DeHaan, M.D., Ibid., p.33).

Hari ini ada sebuah kesepakatan besar tentang pergerakan yang besar dan perjalanan yang belum pernah dilihat sebelumnya. Hal ini sudah disebutkan di dalam Kitab Daniel sebagai tanda dari akhir zaman. Bergabunglah bersamaku ke Kitab Daniel pasal 12 ayat empat:

"Tetapi engkau, Daniel, sembunyikanlah segala firman itu, dan materaikanlah Kitab itu sampai pada akhir zaman; banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah"
     (Daniel 12:4).

Catatan dari ayat ini meyatakan tentang "akhir zaman" atau hari-hari terakhir. Lalu kita diberitahukan tentang dua hal berkenaan dengan "akhir zaman":


(1) Banyak orang akan menyelidikinya

(2) Pengetahuan akan bertambah.


Dr. Charles Ryrie memberikan komentar terhadap hal ini, "seperti datangnya akhir zaman, orang-orang akan mengadakan perjalanan tentang… (Ryrie Study Bible, catatan Daniel 14:4). The New International Version, meskipun bukan sebuah terjemahan yang baik dalam banyak hal, secara tepat menerjemahkan bagian tengah yang pertama dari ayat ini sebagai "banyak orang akan kesini dan kesana." Dan Dr. W. A. Criswell menyatakan bahwa Daniel 12:4 memberitahukan kita tentang "sebuah waktu dengan pergerakan yang mengherankan dan peristiwa penting tentang peningkatan pengetahuan adalah ramalan untuk akhir zaman"(Criswell Study Bible, catatan tentang Daniel 12:4).

Peningkatan pengetahuan manusia membuat sebuah pergerakan yang sangat mengherankan adalah mungkin. Sebelum mesin uap ditemukan, tidak ada seorangpun yang dapat mengadakan perjalanan sejauh 15 sampai 18 mil perjam. Mesin uap meningkatkannya menjadi 60 mil perjam. Dan sebuah mobil yang paling awal dapat mencapai kecepatan sekitar 70 mil perjam. Pesawat terbang pertama mencapai kecepatan 250 mil perjam. Pesawat jet menempuh waktu sekitar 600 mil perjam.

Pada awal abad ke-19, Jules Verne mengarang sebuah buku yang berjudul Around the World in Eighty Days (mengelilingi bumi selama delapan puluh hari). Hal itu sepertinya kelihatan tidak masuk akal, hampir tidak dapat dipercayai, untuk orang yang hidup kemudian (sekitar 125 tahun yang lalu) seorang manusia dapat mengelilingi dunia dalam sebuah balon hanya dengan 80 hari! Tetapi sekarang anda dapat mengadakan perjalanan keliling dunia dalam dua hari dengan pesawat jet. Manusia yang berada dalam pesawat ulang alik dapat mengelilingi dunia dalam satu setengah jam!

"Banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah" (Daniel 12:4)

Ingatlah bahwa hal ini yang secara tepat akan terjadi pada hari-hari sebelum Air Bah, ketika Kain menjadi "seorang pelarian dan pengembara…di bumi" (Kejadian 4:12), dan ketika dia pergi ke arah timur dari Taman Eden, ke sebuah tempat yang bernama Nod - yang berarti "mengembara." Yesus menubuatkan,

"Sebab, sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia." (Matius 24:37)

Manusia bergerak secara terus-menerus , gelisah terus-menerus, berubah secara terus-menerus, pada hari ini. Sebelum kedatangan Model T Ford, manusia mungkin bergerak sekali, dan berputar ke bawah dalam peristirahatan hidup mereka. Tetapi Model T Ford membuat hal tersebut bagi mereka untuk terus bergerak lagi dan lagi dan lagi.

Saya percaya bahawa pergerakan ini ada di balik semua persoalan manusia di zaman kita ini. Hal itu menjatuhkan hidupmu untuk bergerak secara berulang dan berulang dan berulang. Duduklah. Taruh akar-akarmu secara dalam dan katakan "saya tidak akan pindah lagi," dan bertahanlah untuk itu. Pulanglah ke gereja dan tinggallah disana! Bergerak dari satu gereja ke gereja adalah sebuah hasil dari kegelisahan rohani di akhir zaman.

"Tetapi orang-orang fasik adalah seperti laut yang berombak-ombak sebab tidak dapat tetap tenang" (Yesaya 57:20)

Berhentilah berombang-ambing dalam lautan yang penuh dengan perubahan dan pergerakan yang konstan dalam kefasikan kita, zaman materialistis. Taruh akar Anda di gereja ini dan tinggallah disini, tidak peduli apapun yang terjadi!

Lalu datanglah kepada Kristus. Lemparkan diri Anda kepada Anak Allah dan menjadi selamatlah olehNya. Percayai Dia dan DarahNya akan menghapus dosa Anda. Dia mati disalib untuk membayar hukuman atas dosamu. Dia bangkit dari kematian dan sekarang duduk di sebelah kanan Allah Bapa di Sorga.

III. Ketiga, saat ini adalah waktu ketika sejumlah orang yang tak terhitung jumlahnya melakukan dosa yang tak dapat diampuni. 

Silahkan kembali kedalam Alkitab Anda pada Kejadian pasal 6 ayat ketiga:

"Berfirmanlah Tuhan: RohKu tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja" (Kejadian 6:3).

Allah berfirman bahwa umur manusia akan hanya seratus dua puluh tahun saja, yang setara dengan sepuluh atau sebelas dalam kehidupan manusia saat ini. Setelah itu Allah akan menyerah terhadap mereka karena mereka melakukan dosa yang tidak dapat diampuni.

Sembilan puluh persen dari keseluruhan orang-orang yang mengalami pertobatan terjadi sebelum berusia tiga puluh tahun , dan delapan puluh persen terjadi sebelum berumur dua puluh tahun. Kebanyakan dari orang-orang setelah melewati umur dua puluhan hampit tidak pernah bertobat. Mengapa? Sederhana karena Allah sudah menyerah terhadap mereka. Hati mereka sudah menjadi keras untuk diselamatkan. Mereka tidak mempunyai perasaan yang kuat terhadap penghukuman atas dosa-dosa mereka. Bagaimana dengan Anda? Apakan anda sudah mulai mengeraskan hatimu dalam merasakan penghukuman atas dosa? Apakah Allah sudah mulai menyerah terhadap Anda?

Ingatlah, sedikit sekali orang yang diselamatkan (hanya delapan) pada zaman Nuh. Alkitab berkata,

"Hanya sedikit, yaitu delapan orang yang diselamatkan"
     (I Petrus 3:20). 

Jika Anda sudah diselamatkan, Anda akan menjadi salah seorang dari orang-orang yang akan diselamatkan dari hari-hari yang jahat ini.

" Sebab, sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia." (Matius 24:37). 

Allah berkata kepada Anda malam ini,

"RohKu tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia" (Kejadian 6:3).

Fokuskan pikiran Anda atas dosa-dosamu dan atas penghakiman yang akan datang. Kemudian dan hanya kemudian, maukah Anda melihat kebutuhan akan Yesus dan keselamatan melalui DarahNya.

Ada sebuah garis yang tergambar dengan menolak Allah,
ketika panggilan RohNya terhilang,
Dan kamu dengan cepat mendekat beserta kesenangan gila yang bergerombol,
Sudahkah kamu menghitung, sudahkah kamu menghitung harganya?
Sudahkah kamu menghitung harganya, jika jiwamu terhilang,
Sekalipun kamu memperoleh semua seluruh dunia menjadi milikmu?
Bahkan sekarang itu menjadi sebuah garis yang sudah kamu lewati,
Sudahkah kamu menghitung, sudahkah kamu menghitung harganya?
   ("Have You Counted the Cost?" by A.J. Hodge, 1923).

Hitunglah harganya! Jiwamu akan terhilang selamanya, di Neraka! Hitunglah harganya! Roh Kudus akan meninggalkanmu. Anda akan menyerah - sama seperti orang-orang pada zaman Nuh. Mereka berdiri diluar mengetuk bahtera selama tujuh hari setelah pintu ditutup. Tujuh hari berlalu! Namun sudah terlambat! Mereka melakukan dosa yang tidak dapat diampuni. Allah telah menyerah terhadap mereka! Saya peringatkan Anda - jangan melakukan dosa yang tidak dapat diampuni! Berserahlah kepada Roh Kudus! Pikirkan tentang dosa-dosa anda! Datanglah kepada Kristus!

(AKHIR DARI KOTBAH)
Anda dapat membaca khobah-khotbah Dr. Hymers setiap minggu di Internet
di www.rlhymersjr.com. Klik on "Sermon Manuscripts."

Diterjemahkan oleh: Dr. Eddy Peter Purwanto @
http://www.sttip.com


Pembacaan Alkitab sebelum Kotbah oleh Dr. Kreighton L. Chan: Matius 24:32-42
Nyanyi Solo Sebelum Kotbah oleh Tuan Benjamin Kincaid Griffith:
"Have You Counted the Cost?" (oleh A. J. Hodge, 1923).


GARIS BESAR KHOTBAH

HARI-HARI NUH - BAGIAN I

Oleh Dr. R.L. Hymers, Jr.


"Sebab, sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia." (Matius 24:37)

(Matius 24:3; Yohanes 14:3; Matius 24:30)

I.   Saat ini adalah waktu dari penyesatan, Kejadian 4:3 (kof. 3:21);
Kejadian 4:5,4,8,23-24,26; I Petrus 3:20; I Timotius 2:5;
I Petrus 2:24; Yohanez14:6; I Yohanes 3:11-13.

II.  Saat ini adalah sebuah perjalanan dari pencarian yang luas,
Kejadian 4:16; Daniel 12:4; Kejadian 4:12; Yesaya 57:20.

III. Saat ini adalah waktu ketika sejumlah orang yang tak terhitung
jumlahnya melakukan dosa yang tak dapat diampuni,
Kejadian 6:3; I Petrus 3:20.